Kamis, 11 Agustus 2016



Gunung Selok merupakan daerah perbukitan yang menjulang menyerupai gunung dan kawasan hutan homogen tanaman mahoni. Di kawasan ini terdapat beberapa sanggar yang digunakan untuk ziarah atau beribadah, yaitu Jambe 5, Jambe & dan Padepokan Sang Hyang Gunung Jati.

Tempat tempat tersebut sering disinggahi untuk tujuan rohani, terutama Padepokan Sang Hyang Gunung Jati ini merupakan padepokan yang sering didatangi umat Budha. Padepokan ini sangat ramai menjelang bulan Suro dan pengunjung yang melakukan ziarah banyak yang berasal dari luar daerah.

Merupakan objek wisata pantai dengan luas sekitar 500 hektar terletak di Desa Widarapayung Kecamatan Binangun atau terletak ± 35 km arah timur dari Kota Cilacap. Kondisi pantainya sangat landai dengan dipagari pohon kelapa sehingga menjadikan pantai sejuk. Pantai ini terletak di Desa Widarapayung Kecamatan Binangun atau 35 km arah Timur dari kota Cilacap.

Untuk menuju Pantai Widarapayung sangatlah mudah bisa menggunakan angkutan umum bus jurusan Cilacap – Gombongatau kendaraan pribadi karena letaknya di Jalan Lintas Selatan – Selatan. Fasilitas yang ada di Pantai Widarapayung: jalan yang beraspal, Shelter (tempat berteduh), Gardu Pandang, Kolam Renang, Tempat Parkir, Warung Makan, dan Kesenian Daerah. Di Pantai Indah widarapayung ini juga telah disiapkan tenaga keamanan penjaga pantai (Search & Rescue) demi terciptanya suasana aman bagi pengunjung.

Pantai yang sebelumnya dikelola oleh Desa ini mulai tahun 2015 akan dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap. Penataanpun mulai dilakukan baik secara bangunan fisik dan secara perilaku masyarakat. Pantai yang sangat menarik pada waktu sore hari ini sering digunakan masyarakat sekitar untuk beraktualisasi diri dan bersosialisai sehingga akan ditemukan atraksi sosial di sepanjang pantai ini.

Pada bulan syura di pantai ini dilakukan Upacara Ritual Adat Tradisional Sedekah Bumi untuk larungan sesaji ke laut dengan diiringi kesenian daerah dan Pakaian Adat. Upacara Sedekah Bumi adalah merupakan salah satu perwujudan ungkapan rasa syukur yang dilakukan oleh masyarakat di sekitar Desa Widarapayung agar diberi keberkahan, keselamatan dalam sehari – harinya oleh Gusti kang Maha Agung. Obyek ini menawarkan panorama pantai yang indah, upacara adat dan kesenian daerah, gelombang laut yang relatif teratur dan cocok untuk Selancar air.

Rabu, 10 Agustus 2016


Gunung Srandil merupakan bukti sejarah yang luar biasa di mata masyarakat Indonesia, dan juga di mata dunia. Selain keunikan dan keindahanya, tempat ini merupakan tempat wisata yang populer. Disamping wisata alam dan budaya juga terdapat wisata spiritual atau religius antara lain di gunung srandil dan selok.

Gunung srandil merupakan salah satu bukit yang ada di Glempang pasir Kecamatan Adipala jarak antara obyek wisata dengan Kota Cilacap 30 Km kearah timur laut dan relatif mudah ditempuh dengan kendaraan penumpang bus umum jurusan Cilacap-Jatijajar - Kebumen atau kendaraan pribadi karena jalannya sudah beraspal dan dekat dengan jalan lintas selatan-selatan.

Gunung Srandil setiap hari dikunjungi orang untuk berziarah oleh karena tempat tersebut tidak hanya dikenal oleh masyarakat sekitar saja tetapi sampai keluar Jawa seperti Sumatra, Kalimantan, Bali. dan Sulawesi, maka yang berkunjung tujuannya bermacam-macam. Para peziarah biasanya berkunjung atau bertapa pada Malam Jumat Kliwon atau Selasa Kliwon pada Bulan Syura.

Konon menurut cerita penghuni pertama Gunung Srandil adalah Sultan Mukhriti putra kedua dari Dewi Sari Banon Ratu Sumenep Jawa Timur. Kedatangan Sultan itu untuk bertapa namun Sultan Mukhriti murca (menghilang) yang ada tinggal petilasannya yang terletak di sebelah timur yang di kenal dengan Embah Gusti Agung Sultan Mukhriti.

Selain itu juga ada legenda rakyat yang pertama bermukim di gunung Srandil adalah dua orang bernama Kunci Sari dan Dana Sari, mereka adalah prajurit Pangeran Diponegoro yang tidak mau menyerah kepada bala tentara Belanda. Mereka melarikan diri ke Gunung Srandil untuk bersembunyi dan meninggal di sini . Makam kedua prajurit tersebut berada di sebelah timur Gunung Srandil dalam satu komplek yang dipagar keliling yang kemudian hari, Kunci Sari dikenal dengan nama Sukma Sejati.

Adapun petilasan-petilasan yang ada di Gunung Srandil adalah Mbah Kanjeng Gusti Agung, Nyai Dewi Tanjung Sekarsari, Kaki semar Tunggul Sabdojati Dayo amongrogo, Juragan Dampo Awang, Kanjeng Gusti Agung Akhmat atau Petilasan Langlang Buwana yang berada diatas bukit dan petilasan Hyang Sukma Sejati.

Popular Posts

Simamaung.com

Bobotoh.ID